Jumat, 26 April 2013

Tipe Bangunan intake

Bangunan intake memiliki tipe yang bermacam-macam, diantaranya adalah :

  • Direct Intake,, digunakan untuk sumber air yang dalam seperti sungai atau danau dengan kedalaman yang cukup tinggi. Intake jenis ini memungkinkan terjadinya erosi pada dinding dan pengendapan di bagian dasarnya. Intake ini lebih murah dibandingkan dengan dengan intake lainnya karena air langsung diambil melalui pipa. Bagian-bagian dari intake langsung :

a.       Bell mouth strainer

b.      Pipa gravitasi air baku

c.       Gate valve

d.      Suction well

e.       Foot valve

f.       Pipa suction

Kriteria perencanaan/desain Intake :

1.      Bell mouth Strainer

·         Kecepatan melalui lubang strainer 0,15-0,3 m/detik

·         Letak strainer 0,6-1 m di bawah tinggi muka air maksimum

2.      Sumuran Pengumpul

·         Dasar sumuran diambil 1 m di bawah strainer

·         Konstruksi harus kuat dan penempatan pipa dan perlengkapannya dapat mudah di operasikan dan dipelihara/dirawat

·         Waktu detensi lebih dari 20 menit

3.      Pipa penyalur air baku dengan pengaliran grafitasi

·         Kecepatan aliran 0,6 – 1,5 m/detik untuk mencegah iritasi dan sedimentasi pada pipa

·         Ukuran diameter pipa di tetapkan dengan menjaga kecepatan aliran 0,6 m/detik pada saat level air terendah, dan tidak lebih dari kecepatan aliran 1,5 m/detik pada saat level air tertinggi

4.      Pipa penyalur air baku dengan pengaliran menggunakan pompa

·         Kecepatan aliran berkisar antara 1 – 1,5 m/detik dengan pengaturan diameter sama seperti kriteria pipa penyalur secara gravitasi

·         Pusat pompa di tempatkan tidak kurang dari 3,7 m dibawah level air terendah dan tidak lebih dari 4  diatas level air terendah

5.      Screen

·         Jarak antar kisi adalah 25,4 – 76,2 mm

·         Lebar kisi 0,25 – 5 inch

·         Kemiringan kisi 30 – 40 derajat dari horizontal

·         Kehilangan tekanan pada kisi 0,01 – 0,8 m.

  • Indirect Intake
    • River Intake, menggunakan pipa penyadap dalam bentuk sumur pengumpul. Sumur pengumpul atau di sebut juga sumur beton berdiameter 3-6 meter dilengkapi dengan 2 atau lebih pipa besar yang disebut penstock. Pipa-pipa tersebut dilengkapi dengan katup sehingga memungkinkan air memasuki intake secara berkala. Air yang terkumpil dalam sumur kemudian dipompa dan dikirim ke dalam instalasi pengolahan. River intake biasanya terletak pada bagian hulu kota untuk menghindari pencemaran air buangan.  Intake   ini lebih ekonomis untuk air sungai yang mempunyai perbedaan level muka air pada musim hujan dan musim kemarau yang cukup tinggi.


Gambar contoh River Intake

    • Canal Intake, digunakan untuk air yang berasal dari kanal, dimana pengambilan airnya ditampung dalam sebuah penampung (chamber).  Dari penampung ini air akan di alirkan menuju instalasi pengolahan dengan pipa yang dilengkapi bell mouth atau penyaring mulut kosong.  Fungsi saringan halus pada bagian atas tersebut yaitu untuk mencegah masuknya ikan-ikan kecil dan benda-benda terapung. Dinding chamber sebagian terbuka ke arah kanal dan dilengkapi dengan pipa pengolahan selanjutnya.
    • Reservoir Intake, terletak pada bagian  pelimpahan atau dekat sisi bendungan. Pondasi menara ter pisahdigunakan untuk air yang berasal dari dam dan dengan mudah menggunakan menara intake. Menara intake dengan dam dibuat terpisah dan diletakkan di bagian hulu. Untuk mengatasi fluktuasi level muka air, maka inlet dengan beberapa level diletakkan pada menara. Intake ini diterapkan, apabila aliran air permukaan pada musim kemarau kurang mencukupi kebutuhan air. Dengan mempertimbangkan adanya kehilangan air dengan berbagai cara, maka kapasitas impounding reservoir harus mencukupi kebutuhan air hari maksimum pada musim kemarau, disamping adanya kehilangan air tersebut.
    • Lake intake, Intake ini terdiri atas stu atau lebih pipa bell-mouthed yang dipasanng di dasar danau. Bell-mouthed ditutup dengan saringan (screen). Sebagai penyangga pipa dibuat jembatan yang menghubungkan pipa dari danau menuju tempat pengolahan air.

  • Spring Intake, digunakan untuk air baku dari mata air/air tanah.
  • Intake Tower, digunakan untuk air permukaan dimana kedalaman air berada diatas level tertentu.
  • Gate Intake, berfungsi sebagai screen dan merupakan pintu air pada prasedimentasi.

 beberapa peralatan pendukung yang dilengkapi pada intake :
1.      Pipa inlet yang berfungsi untuk membawa air masuk ke dalam intake

2.      Gate valve berfungsi untuk mengatur debit aliran air dengan jalan embuka dan menutup aliran

3.      Screen berfungsi untuk menyaring kotoran atau suspended solid yang mungkin terbawa dalam air

4.      Overflow berfungsi untuk mengeluarkan kelebihan air sehinggga tinggi muka air dalam bak tetap terjaga konstan

5.      Ventilasi berfungsi untuk menjaga tekanan udara agar selalu sama dengan tekanan udara luar

6.      Pompa berfungsi untuk menaiikkan air dari sumber air

7.      Drain berfungsi untuk menguras air

8.      Bak mom berfungsi untuk membubuhkan desinfektan

9.      Pipa outlet berfungsi untuk membawa air keluar dari intake



Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Loading...

Seputar Dunia Teknik Sipil

Goal.com News - Indonesia

mau download sofware terupdate dan gratis ? ne gw kasih dech :

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Total Tayangan Laman