Rabu, 07 Maret 2012



Perkerasan jalan
1.1.          Pendahuluan

Perkerasan jalan adalah campuran antara agregat dan bahan ikat yang dgunakan untuk melayani beban lalu lintas. Agregat yang d pakai :
- batu pecah
- batu belah
- batu kali
-hasil samping peleburan baja
 

Bahan ikat yang d pakai :
-aspal
-semen
-tanah liat

1.2.Lapisan perkerasan jalan

berdasarkan bahan ikat, lapisan perkerasan jalan di bagi atas dua kategori  :
1.      Lapisan perkerasan lentur (flexible pavent )
2.      Lapisan perkerasan kaku (rigid pavement )
 1.2.1 perkerasan lentur  (flexible pavement )
Perkerasan lentur adalah perkerasan yang menggunakan aspal sebagai bahan pengikat. Lapisan-lapisan perkrasannya bersifat memikul dan menebarkan beban lalulintas ke tanah dasar yang telah dipadatkan. Lapisan-lapisan tersebut adalah :
1.      Lapisan permukaan (surface coarse )
2.      Lapisan pondasi atas (base coars )
3.      Lapisan pondasi bawah (sub-base coarse )
4.      Lapisan tanah dasar (subgrade )

 




1.2.1.1.                  Lapisan ppermukaan (surface coarse )

Lapisan ermkaan adalah bagian perkerasan jalan yang paling atas. Lapisan tersebut berfungsi sebagai berikut  :
a.       lapisan perkerasan penahan beban roda, yang mempunyai stabilitas tingagi untuk menahan                                                                                      roda selama masa pelayanan.
b.      Lapisan kedap air.
Air hujan yang jatuh tidak meresap kelapisan bawah dan melemah kan lapisan-lapisan tersebu
c.       Lapisan aus .
Lapisan ulang yang langsung menderita akibat roda kendaraan
d.      Lapisan-lapisan yang  menyebabkan beban ke lapisan dibawahnya shingga dapat dipikul oleh lapisan lain dengan daya dukung yang lebih jelek .
Lapis permukaan berdasarkan fungsinya :
1.      Lapis non structural, sebagai lapis aus dan kedap air
2.      Lapis structural, sebagai lapis yang menahan dan menyebarkan beban roda.





1.2.1.2.                  Pondasi  atas (base coars )

Lapisan pondasi atas adalah bagian lapis perkerasan yang terletak antara permukaan dengan lapis pondasi bawah (atau dengan tanah dasar bila tidak menggunakan lais pondasi bawah ).

Fungsi lapis pondasi atas adalah :
1.      Bagian perkerasan yang menahan gaya lintang dari beban roda dan menebarkan beban ke lapisan di bawah nya
2.      Lapisan peresapan untuk lapisan pondasi bawah.
3.      Bantalan terhadap lapisan permukaan

1.2.1.3.Lapis pondasi bawah (sub-base coars )

lapis perkerasan yang terletak antara lapis pondasi atas dengan tanah dasar. Fungsi lapis pondasi bawah adalah :
1.      Menyebarkan beban roda ke tanah dasar
2.      Efisiensi penggunaan material. Materipondasi bawah lebih murah dari pada lapisan di atasnya
3.      Lapis peresapan agar air tanah tidak berkumpul di pondasi.
4.      Lapisan partikel-partikel halus dari tanah dasar naik ke lapisan pondasi atas

1.2.1.4.                  Tanah dasar (subgrande )

Tanah dasar adalah permukaan tanah semula atau permukaan tanah galian permukaan tanah timbunan yang di dapatkan dan merupakan permukaan dasar untuk perltakan bagian-bagiaan perkerasan lainnya.
 Kekuatan dan keawetan perkerasan jalan tergantung dari sifat-sifat daya dukung tanah dasar.

 











1.2.1.5.                  Kontruksi pondasi

Konstrukasi macadam


 







 










Konstruksi telford
      konstruksi ini terdiri dari batu pecah yang di susun tegak. Batu-batu kecil di atasnya untuk menutup pori-pori yang ada dan memberikan permukaan yang rata. Konstruksi telford di pakai sebagai lapisan pondasi.

 






















japat
jalan agregat padat tahan cuaca. Semua jenis jalan tanah (dapat menggunakan kerikil ) yang di padatkan

soil cement
campran antara tanah setempat dengan semen dengan perbandingan 6% yang di dapatkan di tempat dengan tebal 15-20 cm.

burtu (taburan aspal satu lapis )
lapis penutup yang terdiri dari lapisan aspal yang ditaburi dengan satu lapis agregat bergradasi seragam dengan tebal maksimum 2 cm. lapisan ini biasanya di pakai sebagai lapisan non structural.

Burda (taburan aspal dua lapis )
lapisan penutup yang terdiri dari lapisan aspal yang di taburi dengan agregat yang dikerjakan du lapis secara berurutan dengan tebal padat maksimum 3,5 cm. lapisan ini dipakai sebagai lapisan non structural.

Latasir (lapis tipis aspal pasir )
lapisan penutup yang terdiri dari lapisan aspal dan pasir alam bergradasi menerus d campur , dihampar dan di padatkan pada suhu tertentu dengan tebal padat 1-2 cm. lapisan ini d pakai sebagai lapisan non structural

Buras ( taburan aspal )
lapisan menutup yang terdiri dari lapisan aspal dan taburan pasir dengan ukuran butir masimum 3/8”. Lapisan ini dipakai sebagai lapisan non structural.

Lapen (lapis penetrasi macadam )
lapis perkerasan yang terdiri dari agregat pokok dan agregat pengunci bergradasi terbuka dan seragam dan diikat oleh aspal dengan cara disemprotkan lapisan di atasnya dan di padatkan lapis demi lapis. Di atas lapen ini di beri leburan aspal dengan agregat penutup. Tebal lapisan satu lapis 4-10 cm. lapisan ini di pakai sebagai lapisan permuakaan structural.

Lasbutag ( lapisan asbuton agregat )
lapisan yang terdiri dari campran antara agreagat asbuton dan bahan pelunak yang diaduk, dihampar dan dipadatkan secara dingin. Table pada tiap lapisan 3-5 cm. lapisan ini dipakai sebagai lapisan permuakaan yang bersifat structural

Latasbun (lapisan tipis asbuton murni )
lapis penutup yang terdiri dari campran asbuton dan bahan pelunak dengan perbandiangan  tertentu yang dicampur secara dingin. Tebal padat maksimum 1 cm. lapisan dipakai asebagai lapisan non structural (lapisan permukaan ).

Lataston (lapis tipis aspal beton “hot rolled sheets” HRS )
lapis penutup yangterdiri dari campuran anatara agregat bergradasi menerus. material pengisi (filler) dan aspal panas dengan perbandingan tertentu yang dicampurkan dan dipadatkan dalam keadaan panas. Tebal 2,5-3 cm. lapis ini digunakan sebagai lapis permukaan structural.

Laston ( lapis aspal beton )
lapis yang terdiri dari campuran aspal keras (AC) dan agregat yang mempunyai gradasi menerus dicampur, dihampar, dan dipadatkan pada suhu tertentu. Lapis ini digunakan sebagai lapis permukaan structural dan lapis pondasi, ( asphalt concrete base/asphalt trated base )

Concrete block (conblock )
blok-blok beton misanya berbantuk segi enam di susun di atas lapisan pasir yang diratakan dengan maksud supaya air tidak tergenang di atas blok beton.














1 komentar :

Loading...

Seputar Dunia Teknik Sipil

Goal.com News - Indonesia

mau download sofware terupdate dan gratis ? ne gw kasih dech :

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Total Tayangan Halaman